Antara yang Diupayakan dan Tertakdirkan

Tuhan, dari mereka aku belajar tentang yang diupayakan dan yang tertakdirkan. Tak peduli sebuah impian diperjuangkan jungkir-balik, penuh air mata, berhias drama — bila memang Kau tak takdirkan — maka ujungnya tak akan mungkin terjamah jentik tangan.

Tuhan, aku belum tahu akan Kau apakan kami. Aku masih belum mengerti apa maksudMu memberiku kelapangan hati yang amat dekat dengan kebodohan macam ini. Bahkan aku tak paham maksudMu menahan langkahku terbang, menempatkanku disini sembari membuka pintu yang membawa angin segar bagi pengembangan diri.

Yang kutahu, rencanaMu tak pernah main-main. Apapun, Tuhan. Apapun yang akan terjadi, jadilah kehendakMu saja. Jadilah mauMu saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s