Dua Lingkaran

Merapal kenangan dalam jejak dua lingkaran.
Kadang terasa begitu menua dan usang.
Namun tak jarang seperti baru kemarin kita jalankan.

 

Image

Ingatkah kamu, pada gemericik sungai dan lapangan di bulan Juli?
Kali pertama kau mengantarku pulang.
Membawakan tas sembari menyentuh lengan kasual.

Ingatkah kamu, pada mawar ungu dan merah muda?
Waktu kita sedang gemar-gemarnya mengerat malam bersama.
Mereka masih ada, hanya kini hitam warnanya.

Ingatkah kamu, pada lampu merah Jalan Sudirman?
Saat kau bertanya , “bisakah kelak kita menjadi tua bersama?”

Orang bilang, dua lingkaran itu menggenapkan.
Saat kau dan aku tak perlu lagi ragu bersisian.
Tapi dua lingkaran kita dihiasi kekecewaan dan pertengkaran.
Aku belajar letak kesalahan.
Kamu tak kurang berupaya memaafkan.
Masa ini kita belajar tentang bersama, kehilangan dan menghargai kenangan.

 

Merapal kenangan dalam jejak dua lingkaran.
Kadang terasa begitu menua dan usang.
Namun tak jarang seperti baru kemarin kita jalankan.

 

2 thoughts on “Dua Lingkaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s