Saat Aku-Kamu dan Gue-Lo Menjadi Signifikan

Dari dulu saya menggunakan kata ganti Aku-Kamu dalam berbicara. Mungkin karena saya tinggal di Jogja yaa..yg ke Aku-Kamu annya kental. Sapaan Gue-Lo hanya saya dengar lewat televisi, jarang sekali masuk di telinga.

Masuk kuliah ini barulah sapaan Gue-Lo mencuat. Bertemu orang dari latar belakang yang berbeda, sapaan Gue-Lo makin akrab di telinga. Banyak kawan saya yang menggunakan Gue-Lo beralasan, Gue-Lo itu sapaan universal, untuk orang yang tidak sebegitu dekat dengan kita. Aku-Kamu hanya digunakan  untuk orang-orang yang punya “pangkat” misal keluarga, atau pacar.

Awalnya saya terkikik saja mendengar penjelasan ini. “Pangkat” seseorang di hidup kita kan ditentukan lewat perlakuan terhadapnya toh, bukan sapaan semata?

 

Tapi hari ini, semua argumen saya runtuh sesaat.

 

Saya tetap jengah mendengarnya berucap “Lo” dan membahasakan dirinya “Gue”.

Tetap gemas saat membayangkan “aku” dia ucapkan ke orang lain.

Tersenyum dikulum, saat pesan singkatnya diakhiri imbuhan – mu.

 

Hari ini Aku-Kamu dan Gue-Lo menjadi signifikan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s