Undesribe

Saya kecewa, iya. Jelas.
Sedih, pasti.
Tidak habis pikir, apalagi.

Kehilangan kata-kata rasanya.
Tidak ada lagi argumen yang bisa keluar.

Tapi…saya rasa memang ini yang terbaik untuk saat ini.
Karena saya tahu tidak ada yang bisa dipaksakan.
Entah, ini justru akan destructive, atau tidak. Kami juga belum tahu.
Tapi itulah hidup, kita harus berani ambil resiko.

Saya sedih, sempat limbung.
Tapi dibalik semua itu, tidak ada sedikitpun terselip perasaan benci ataupun dendam padanya.
Dia masih tetap spesial, pandangan saya padanya masih penuh rasa respek.
Saya masih mengenalnya sebagai pria yang baik.

Saya masih bisa tersenyum mengingat semua fase yang pernah kami lewati bersama.

Saya menghargai masa-masa indah itu, dan akan menjaganya baik-baik.

Bahkan samar-samar saya masih bisa merasakan keharumannya yang selalu saya suka.

Saya tidak pernah menyesal menjalani semua ini bersamanya.

Well, dari situ saya tahu bahwa kami sudah membuat pilihan yang tepat.
Apapun hasil akhirnya nanti, semoga ini membuat kami lebih dewasa.

Saya sakit, namun bersyukur.
Karena saya tahu, saya sedang berjalan bersama orang yang tepat dalam masa pendewasaan ini.

Akan berat membangun hidup kembali, saya tahu itu.

Tapi beginilah hidup bukan, terkadang kita harus jatuh berulang kali agar lebih kuat.

Ridhoi kami ya Allah..

One thought on “Undesribe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s