My life is full of Dementor, yes. Setuju sama Raditya Dika. Iseng-iseng saya baca blog nya di tengah usaha revisi paper HKI (anyway, ini bukan pilihan yang baik. Sangat destructive, jangan ditiru). Yup, akhir-akhir ini saya merasa banyak “dementor” berkeliaran di hidup saya. Menghisap energi positif, menghilangkan semangat, membuat saya malas ngapa-ngapain. Butuh mantra Patronus yang hebat untuk mengusir dementor-dementor nakal itu. Ini 10 mantra patronus saya:
1. Pergi ke coffe shop sendirian, bawa buku dan menikmati quality time saya dengan diri sendiri.
2. Jalan pelan-pelan di jalan pedestrian UGM. Ga ada yang spesial sih, tapi entah kenapa jalan di jalanan itu bikin saya “adem”.
3. Bertemu Risma, my partner in crime dan bermimpi bersama. Sahabat saya ini selalu mengobarkan semangat untuk mencoba hal-hal baru.
4. Membayangkan masa depan sebagai dosen dan researcher. Hidup yang sepertinya indah dan damai. Jadi harus dibayar dengan usaha untuk belajar saat ini.
5. Mengingat momen bersama sebelas hujan. Sering waktu lagi capeekk saya memikirkan sahabat-sahabat hebat ini. Mereka membuat saya bersyukur, untuk punya tempat “pulang” paling nyaman.
6. Mengingat kata-kata ibu saya, “Mama pengen besok kamu…”. Bahagianya kalau bisa mewujudkan impian ibu. Yang tadinya letoy, jadi on fire!
7. Mendengarkan lagu michael buble
8. Menulis SEYMON besar-besar. Sugesti diri.
9. Ingat misi untuk tetap membuat dia bangga.
10. Crying. Yeah, am just an ordinary lil girl
So. whats ur patronus charm?
1. buka lappy, cari picture2 yg menyenangkan
2. buka lappy, nulis di word
3. buka lappy, ngenet
4. memandangi alam. langit terutama. seneng aja
5. wudhu biar segerr
6. serahkan pada Allah semata
7. nangis :p
8. nek bisa curhat ya curhat. hehe. jadi kangen kamuuu dehh..